26 April 2019

author photo

Salam Semua, salam Jumaat, Dalam 10 hari lagi kita nak menyambut bulan Ramadhan yang ditunggu -tunggu oleh seluruh umat Islam. Bulan puasa, digalakkan untuk banyak berdoa, sebab ada waktu - waktu mustajab untuk berdoa. Kalau sebelum puasa pun kita dah tahu ada waktu mustajab untuk berdoa. Nak nak lagi dalam bulan puasa contohnya semasa sahur dan juga waktu untuk berbuka. Lagi dikuatkan untuk berdoa.

Inilah Antara 10 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Kepada Allah Pada Bulan Ramadhan

Inilah Antara 10 Waktu Mustajab Berdoa Kepada Allah Pada Bulan Ramadhan

1. Saat sahur

Allah SWT berfirman:

‎وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون

“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)

2. Sepanjang ia berpuasa

Sebagaimana sabda Rasulullah:

‎ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, (2) imam yang adil dan (3) doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi)


3. Saat berbuka

‎سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

“Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat berbuka.” (HR Ibnu Majah)

‎ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ

‎وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّه

“Jika Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam berbuka, ia berdoa: Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah(Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat dan semoga ganjaran didapatkan, insya Allah).” (HR Abu Dawud ).

4. Saat pertengahan malam

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim)

5. Saat malam lailatul qadar

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling istimewa, maka dari itu disembunyikan pada 10 malam terakhir.

‎لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(Q.S. AL-Qadr : 3 )

‎تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan..”(Q.S. AL-Qadr : 4 )

‎سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ

Artinya: “Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar..”(Q.S. AL-Qadr : 5 )

“Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda : “Berdoalah,  Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Artinya : ‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah)


6. Saat azan berkumandang

Rasulullah SAW bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika azan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud)

7. Diantara azan dan iqamah

Bukan hanya mustajab saat azan berkumandang, doa juga akan dikabulkan di waktu antara azan dan iqamah. Sebagaimana sabda Rasul: “Doa diantara azan dan iqamah tidak tertolak.” (H.R. Tirmidzi)

8. Hari Jumat

Hari Jumat merupakan hari yang istimewa, apalagi di bulan Ramadhan. Rasulullah bersabda,“Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” (Riwayat Muslim)

Dan berdoa merupakan salah satu amalan baik di hari Jumaat. Sebagaimana sabda Rasul: “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (H.R. Bukhari, Muslim)

Namun terdapat beberapa perbedaan pendapat mengenai waktu pastinya.

“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai.” (H.R. Muslim).Pendapat ini diikuti oleh Imam Muslim, An-Nawawi, Al-Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al-Baihaqi.

“Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah SWT pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar.” (H.R. Abu Daud). Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Pendapat ini juga yang lebih masyhur dikalangan para ulama.


9. Ketika sujud dalam solat

Rasululah SAW bersabda: “Seorang hamba yang berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (H.R. Muslim)

10. Di hari Rabu di antara Zuhur dan Asar

Dalam sebuah riwayat dari Jabir bin Abdillah r.a. : “Nabi SAW berdoa di Masjid Al-Fath 3 kali, iaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua solat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau.  Berkata Jabir : “Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya.”

Dan dalam riwayat lain disebutkan : “Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, iaitu di antara solat Zuhur dan Asar.” (H.R. Ahmad)

Sumber : dalamislam.com


This post have 3 komentar

avatar
Qomar Alhan delete 26 April 2019 5:27 PTG

Nice sharing ♡

Jemput blogwalking ke blog saya :)

Reply
avatar
mayangbakingmadness delete 26 April 2019 10:28 PTG

Alhamdullillah.. thanks sharing... bertambah ilmu saya awak

Reply
avatar
Sis Lin delete 27 April 2019 11:36 PG

Terima kasih atas perkongsiannya Wani ..

Reply


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Follow Me On Instagram